Selainitu, memberikan ruang tajam dan luas, efek bayangan, serta kontras yang tinggi. Tetapi, lensa lebar Sehingga, lensa wide (lebar) lingkungan foreground tampak lebih lebar daripada background. Disebut juga tata cahaya atau pencahayaan. Dalam produksi film dan acara televisi, penataan cahaya yang baik akan menambah nilai artistik gambar 3 8 Jenis-jenis Lampu dan Kegunaannya. Setiap jenis lampu memiliki kegunaannya yang berbeda-beda. (Foto: Pixabay) Saat ini sudah ada beberapa jenis lampu berbeda yang bisa Anda sesuaikan sendiri dengan kebutuhannya. Dengan menyesuaikan lampu dengan kebutuhan bisa membuat Anda menjadi lebih bijak dalam menggunakan listrik. Jenislampu penerangan ketiga ini memakai kawat serta bahan tungsten dengan gas. Gas tersebut yang menciptakan cahaya yang terang. Umumnya lampu tersebut digunakan untuk lampu sorot pada taman dan lainnya. Selain itu, lampu halogen memiliki reflektor dalam memperkuat pencahayaannya dengan fitting khusus. Lampu sorot ini umumnya lebih fokus ke Proseskerja penataan cahaya dalam pementasan teater membutuhkan waktu yang lama. Seorang penata cahaya tidak hanya bekerja sehari atau dua hari menjelang pementasan. Kejelian sangat diperlukan, karena fungsi tata cahaya tidak hanya sekedar menerangi panggung pertunjukan. Kehadiran tata cahaya sangat membantu dramatika lakon yang dipentaskan. Yangsekarang marak di pasaran adalah penggunaan LED sebagai sumber penerangan. LED sendiri merupakan teknologi terbaru yang digunakan pada produk lampu, dengan mengambil basis dari light emitting diode (LED) yang dikembangkan hingga menghasilkan pancaran cahaya yang terang dengan konsumsi daya yang sangat rendah.Kedepannya, teknologi pada lampu akan mengadopsi teknologi LED. LampuLED masih memiliki keunggulan lainnya. Keunggulan selanjutnya adalah cahaya yang lebih terang. Hal ini sempat kita singgung di point sebelumnya, dimana kwalitas cahaya yang dihasilkan lampu ini sangat baik. Selain itu, lampu LED juga memiliki kelebihan dimana cahaya lampu LED mampu terang maksimal seketika dalam waktu kurang dari sedetik. . LIGHTHING I. Pengertian Salah satu unsur penting dalam pementasan teater adalah tata cahaya atau lighting. Lighting adalah penataan peralatan pencahayaan, dalam hal ini adalah untuk untuk menerangi panggung untuk mendukung sebuah pementasan. Sebab, tanpa adanya cahaya, maka pementasan tidak akan terlihat. Secara umum itulah fungsi dari tata cahaya. Dalam teater, lighting terbagi menjadi dua yaitu 1. Lighting sebagai penerangan. Yaitu fungsi lighting yang hanya sebatas menerangi panggung beserta unsur-unsurnya serta pementasan dapat terlihat. 2. Lighting sebagai pencahayaan. Yaitu fungsu lighting sebagai unsur artisitik pementasan. Yang satu ini, bermanfaat untuk membentuk dan mendukung suasana sesuai dengan tuntutan naskah. II. Unsur-unsur dalam lighting. Dalam tata cahaya ada beberapa unsur penting yang harus diperhatikan, antara lain 1. Tersedianya peralatan dan perlengkapan. Yaitu tersedianya cukup lampu, kabel, holder dan beberapa peralatan yang berhubungan dengan lighting dan listrik. Tidak ada standard yang pasti seberapa banyak perlengkapan tersebut, semuanya bergantung dari kebutuhan naskah yang akan dipentaskan. 2. Tata letak dan titik fokus. Tata letak adalah penempatan lampu sedangkan titik fokus adalah daerah jatuhnya cahaya. Pada umumnya, penempatan lampu dalam pementasan adalah di atas dan dari arah depan panggung, sehingga titik fokus tepat berada di daerah panggung. Dalam teorinya, sudut penempatan dan titk fokus yang paling efektif adalah 450 di atas panggung. Namun semuanya itu sekali lagi bergantung dari kebutuhan naskah. Teori lain mengatakan idealnya, lighiting dalam sebuah pementasan apapun jenis pementasan itu tatacahaya harus menerangi setiap bagian dari panggung, yaitu dari arah depan, dan belakang, atas dan bawah, kiri dan kanan, serta bagian tengah. 3. Keseimbangan warna. Maksudnya adalah keserasian penggunaan warna cahaya yang dibutuhkan. Hal ini berarti, lightingman harus memiliki pengetahuan tentang warna. 4. Penguasaan alat dan perlengkapan. Artinya lightingman harus memiliki pemahaman mengenai sifat karakter cahaya dari perlengkapan tata cahaya. Tata cahaya sangat berhubungan dengan listrik, maka anda harus berhati-hati jika sedang bertugas menjadi light setter atau penata cahaya. 5. Pemahaman naskah. Artinya lightingman harus paham mengenai naskah yang akan dipentaskan. Selain itu, juga harus memahami maksud dan jalan pikiran sutradara sebagai penguasa tertinggi’ dalam pementasan. Dalam sebuah pementasan, semua orang memiliki peran yang sama pentingnya antara satu dengan lainnya. Jika salah satu bagian terganggu, maka akan mengganggu jalannya proses produksi secara keseluruhan. Begitu pula dengan “tukang tata cahaya’. Dia juga menjadi bagian penting selain sutradara dan aktor, disamping make up, stage manager, dan unsur lainnya. Dengan kata lain, lightingman juga harus memiliki disiplin yang sama dengan semua pendukung pementasan. Dari paparan di atas, semuanya dapat dicapai dengan belajar mengenai tata cahaya dan unsur pendukung lainnya. III. Istilah dalam tata cahaya. 1. lampu sumber cahaya, ada bermacam, macam tipe, seperti par 38, halogen, spot, follow light, focus light, dll. 2. holder dudukan lampu. 3. kabel penghantar listrik. 4. dimmer piranti untuk mengatur intensitas cahaya. 5. main light cahaya yang berfungsi untuk menerangi panggung secara keseluruhan. 6. foot light lampu untuk menerangi bagian bawah panggung. 7. wing light lampu untuk menerangi bagian sisi panggung. 8. front light lampu untuk menerangi panggung dari arah depan. 9. back light lampu untuk menerangi bagian belakang panggung, biasanya ditempatkan di panggung bagian belakang. 10. silouet light lampu untuk membentuk siluet pada backdrop. 11. upper light lampu untuk menerang bagian tengah panggung, biasanya ditempatkan tepat di atas panggung. 12. tools peralatan pendukung tata cahaya, misalnya circuit breaker sekring, tang, gunting, isolator, solder, palu, tespen, cutter, avometer, saklar, stopcontact, jumper, dll. 13. seri light, lampu yang diinstalasi secara seri atau sendiri-sendiri. 1 channel 1 lampu 14. paralel light, lampu yang diinstalasi secara paralel 1 channel beberapa lampu. Seperti yang telah di ungkapkan di atas, secara sederhana hal-hal tersebut adalah yang pada umumnya harus diketahui oleh lightingman, selanjutnya baik tidaknya tatacahaya bergantung pada pemahaman, pengalaman dan kreatifitas dari lightingman. Intinya, jika ingin menjadi lightingman sejati’, Anda harus banyak belajar dan mencoba trial and error. ASAS-ASAS PENATAAN CAHAYA Kursus ini meninjau cahaya dari segi teori dan manfaat mencahayakan suatu pementasan. Tumpuan diberikan terhadap hal-hal berikut • Fungsi dan kualitas cahaya • Aspek rekabentuk dalam cahaya • Asas elektrik; mengenali bentuk-bentuk seri dan paralel serta menggunakan undang-undang Ohm untuk menyelesaikan masalah tentang arus, rintangan, voltan dan tenaga. • Aspek optik – iaitu aspek pantulan dan pembiasan cahaya di dalam berbagai permukaan jenis reflektor dan ciri-cirinya tentang pembiasan cahaya. • Jenis dan fungsi lampu yang digunakan di dalam teater • Kegunaan warna di dalam pementasan teori warna dan pengawalan warna • Sistem pemalap [dimmer system] – manual dan memory • Mencipta light plot’ dan membentuk lighting cues’ 10 TRIK APLIKASI WARNA 1. Aplikasi warna cerah pada salah satu elemen luar, misalnya untuk warna merah bata pada pagar, menjadi aksen untuk keseluruhan rumah. 2. Warna netral untuk fasad bangunan lebih baik, tapi jika ingin menggunakan wana cerah, aplikasikan hanya pada satu bidang. 3. Perpaduan warna cokelat dengan hijau dapat membuat atmosfer ruang menjadi lebih tenang. 4. Abu-abu muda serta hijau kecokelatan mampu menghadirkan kecerahan dalam ruangan. 5. Pada warna ruangan yang terlihat monoton, tambahkan cahaya buatan agar ruangan lebih “hidup”. 6. Warna-warna lembut dan cahaya buatan yang temaram dapat memberikan kehangatan dan keakraban suasana pada ruang keluarga dan kamar tidur. 7. Permainan dinding dengan warna natural akan membuat ruangan lebih luas. 8. Warna dinding natural yang berbeda-beda pada setiap ruang akan menciptakan suasana yang berbeda pula untuk masing-masing ruang tersebut. 9. Pagar merah bata, dinding abu-abu tua, dan dinding abu kecokelatan membuat tampilan rumah lebih dinamis. 10. Untuk menghilangkan kesan gelap di kamar mandi, gunakan keramik warna krem pada dinding dan putih pada lantai. Unsur dekor juga memanfaatkan cahaya untuk membantu suasana tertentu. Misalnya, cahaya terang menyiratkan siang hari, atau cahaya berwarna biru menyiratkan suasana malam hari. Cahaya berwarna juga digunakan untuk memberi aksentuasi pada adegan atau tokoh tertentu. sumber Posting by suci rahma ESMahasiswa/Alumni Universitas Bangka Belitung17 Juni 2022 1419Jawaban yang benar adalah E. Kejelasan lakon bagi penonton. Tata lampu atau tata cahaya dan efek pencahayaan adalah pemberian pencahayaan pada panggung. Tata cahaya berfungsi sebagai penerang agar penonton dapat melihat panggung secara keseluruhan atau sebagian lakon dengan jelas. Selain itu, tata lampu juga dapat memberi efek suasana adegan dan membangun atmosfer pementasan. Jadi, jawaban yang tepat adalah akses pembahasan gratismu habisDapatkan akses pembahasan sepuasnya tanpa batas dan bebas iklan! 2. Pasang penerangan ke arah bawah mata Cahaya bohlam di langit-langit ruangan harus mengarah ke bawah mata. Itu kenapa sebaiknya pasang beberapa lampu di atas daripada hanya bergantung pada satu pancaran sinar dari tengah ruangan. Posisikan lampu langit-langit sedemikian rupa agar mendapatkan pancaran cahaya yang merata. Jika memungkinkan, pasang juga lampu berdiri di beberapa titik ruangan untuk memastikan tidak ada sudut yang gelap. 3. Atur juga warna dinding rumah atau kantor Anda Untuk kenyamanan penglihatan selama beraktivitas, hindari mengecat dinding dengan warna putih atau biru. Ingat, cahaya akan memantul pada permukaan benda padat. Termasuk dinding. Jika Anda memilih warna putih sementara pancaran bohlamnya putih atau kuning, pantulan cahayanya akan membuat silau. Begitu pula jika Anda memilih cat biru sementara pancaran bohlamnya putih. Sementara jika dindingnya biru tapi sinar bohlamnya kuning, pencahayaan ruangan akan tampak lebih keruh dan gelap. Pilihlah warna dinding yang netral buat pandangan mata seperti warna merah muda yang lembut, warna peach atau persik, dan warna krem ​​hangat. Nuansa warna pink dan peach lebih teduh sehinggadapat lebih mudah diterima oleh mata. Anda bisa menyiasati efek warna dinding dengan memasang poster, wallpaper, atau bahkan hiasan dinding seperti foto. Dinding yang bertekstur juga lebih baik dibanding dinding yang licin, halus, dan mengkilat. Sebab tekstur akan “menyerap” sebagian cahaya yang memantul agar yang masuk ke mata Anda tidak begitu intens. Tips memasang lampu di kamar tidur Sama seperti ruangan lainnya, kamar tidur juga butuh penerangan yang baik. Sebab selain tidur, Anda juga bisa melakukan banyak hal lainnya di ruang privasi tersebut. Misalnya berpakaian, bekerja, membaca buku saat bersantai, atau memakai makeup. Pada dasarnya mengatur pencahayaan di kamar tidur sama seperti ruang yang lain. Pasanglah bohlam dengan watt kecil yang bernuansa teduh tepat di tengah langit-langit untuk memancarkan sinar merata ke berbagai arah. Namun, sebaiknya juga pasang 1-2 bohlam tambahan yang ditempatkan secara strategis agar pancaran sinar dari atas tetap jatuh ke bawah mata. Ingat, jangan pilih lampu LED yang memancarkan cahaya biru untuk di kamar. Sebab lampu biru justru akan membuat Anda lebih sulit tidur malam. Efek ini ada hubungannya dengan cara kerja jam biologis tubuh yang disebut ritme sirkadian. Studi dari University of Granada Spanyol yang dimuat dalam jurnal PLos One tahun 2017 melaporkan, cahaya LED biru terbukti mengurangi produksi hormon melatonin hormon ngantuk. Inilah yang membuat Anda merasa tetap segar di malam hari, sehingga butuh waktu lebih lama untuk bisa terlelap. Pakailah lampu tidur yang berwarna merah untuk merangsang produksi melatonin sepanjang malam. Ada tips lainnya agar tidur lebih nyenyak tanpa terganggu cahaya lampu Batasi pencahayaan yang masuk ke kamar Anda. Coba siasati dengan bocoran cahaya dari ruangan lain atau dari sinar matahari luar ruangan. Jangan menyalakan lampu putih terang saat Anda tiba-tiba terbangun di malam hari. Gunakan lampu tidur khusus yang bercahaya merah redup atau oranye hangat. Matikan semua sumber cahaya, termasuk ponsel, TV, dan komputer. Disarankan untuk mematikan perangkat yang memancarkan cahaya maksimal satu jam sebelum tidur. Cahaya sinar matahari alami juga tak kalah penting Tata pencahayaan dalam ruang memang penting. Selain membantu kita melihat lebih baik saat beraktivitas, penerangan yang strategis juga membuat dekorasi interior rumah tampak lebih apik. Namun, Anda juga jangan sampai melupakan pentingnya pancaran sinar matahari alami. Selama pagi sampai siang, bukalah gorden dan jendela lebar-lebar untuk “mengizinkan” cahaya alami masuk ke dalam rumah. Pencahayaan alami terbukti menjadi alat penerangan paling hemat energi ketimbang lampu buatan. Secara umum, memanfaatkan cahaya alami sebagai penerangan dalam rumah dapat memangkas biaya listrik bulanan hingga sebanyak 75 persen. Pencahayaan alami dalam ruangan juga memberikan penerangan yang jauh lebih baik, tanpa membuat mata silau seperti lampu pijar atau fluoresen. Dengan begitu Anda bisa nyaman beraktivitas sambil menghindari risiko kecelakaan seperti tersandung atau jatuh. Berbanding terbalik risiko radiasi UV dari lampu CFL, ultraviolet dari pancaran matahari justru menguntungkan. Sinar UV matahari merupakan agen antiseptik dan desinfektan alami. Pencahayaan alami dapat membantu mengurangi jumlah bakteri dan organisme berbahaya yang bersembunyi di setiap bagian rumah Anda. - Sebuah ruang, baik dalam hunian pribadi maupun ruang kerja di kantor, akan terasa lebih nyaman jika tata interiornya sempurna. Meski demikian, tidak jarang pencahayaan kerap terlupakan saat melakukan renovasi atau mendesain ruangan. Padahal, pencahayaan dalam ruangan tidak hanya berguna sebagai media penerangan, tetapi juga mampu memengaruhi kondisi psikologis dan kesehatan siapa saja yang beraktivitas di dalamnya. Berdasarkan studi berjudul Lighting in the Home and Health yang dirilis Juni 2021, diketahui bahwa pencahayaan alami dapat berperan dalam mencegah penyebaran penyakit di dalam bangunan. Baca Juga 5 Cara Mengolah Detail Bangunan melalui Pilihan Material yang Tepat Tidak hanya itu, laman ArchDaily juga menyebut, pencahayaan ruang yang tepat juga mampu memengaruhi jam internal tubuh. Apabila cahaya cukup terang, tubuh akan lebih mudah fokus. Sebaliknya, jika pencahayaan redup, tubuh akan otomatis menyadari bahwa waktu istirahat sudah tiba. Alhasil, pencahayaan ruangan cenderung lebih redup saat pagi atau siang hari, tubuh menjadi malas untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Untuk menyiasati kebutuhan cahaya di pagi dan siang hari, mendesain ruang dengan banyak bukaan agar sinar matahari mudah masuk bisa dilakukan. Namun, bagi Anda yang memiliki ruangan dengan sedikit area untuk membuat banyak bukaan seperti jendela, pemanfaatan lampu dapat menjadi solusi. Baca Juga MFPI 2021 Tawarkan Cara Mudah, Aman, dan Nyaman Beli Rumah Tanpa Keluar Rumah dengan Bunga KPR Spesial 2,3% Lampu juga dapat menambah kesan estetik dalam ruang. Penempatan lampu dan pemilihan rona cahaya yang kreatif dapat membuat kesan tertentu sehingga penghuni merasa nyaman dan bangga dengan ruangan yang ditempatinya. Sebelum mencoba bereksperimen dengan lighting untuk interior, yuk pahami dulu apa saja jenis-jenis lampu yang bisa dipakai dan cocok untuk digunakan di mana saja. Lampu panel Lampu panel merupakan salah satu jenis lampu plafon yang berbentuk slim atau pipih. Saat ini, terdapat dua jenis lampu panel yang tersedia di pasaran, yakni panel light-emitting diode LED dan tenaga surya. Namun, lampu panel yang umum digunakan adalah lampu panel LED. Dilansir dari laman Home Electrical, jika dibandingkan dengan lampu pijar, lampu LED lebih sedikit mengonsumsi listrik. Selain itu, warna dan cahaya pada lampu LED, terlebih yang berbentuk panel, juga dapat membaur lebih baik layaknya pencahayaan alami. Baca Juga 5 Ide Kegiatan Seru agar Tetap Produktif meski Hanya di Rumah Saja Berbicara estetika, lampu panel cocok digunakan di ruangan mana saja. Namun, jika ingin memberi kesan cahaya alami, laman Livspace menyarankan untuk menyimpan beberapa buah lampu panel di ruang makan atau ruang keluarga. Lampu strip Saat ini, lampu strip menjadi salah satu lampu yang kerap digunakan untuk mendekorasi ruangan. Di samping tampilannya yang pipih dan mudah disembunyikan, lampu strip tersebut juga dapat disesuaikan panjang pendeknya sesuai keinginan. Bahkan, beberapa produsen lampu juga kerap menambahkan fitur lem yang sudah terpasang langsung di bagian bawah lampu. Begitu pun dengan colokan listriknya. Untuk kebutuhan dekorasi, lampu strip dapat digunakan di area yang tidak memiliki pencahayaan langsung. Misalnya, dengan memasangnya di bagian bawah kabinet dinding, untuk menerangi backsplash dan konter dapur, hingga memberi kesan mewah pada rak pajangan. Baca Juga Bakti untuk Negeri Sharp Mapan Hasilkan Panen Pertama untuk Masyarakat Pra Sejahtera di Karawang Jika menginginkan efek dramatis di kamar tidur, Anda dapat mengaplikasikan lampu strip di bagian dalam ranjang guna menimbulkan efek melayang dari lantai. Lampu strip juga bisa dipasang di sela-sela belakang headboard tempat tidur. Jika memiliki meja rias, lampu strip juga bisa dijadikan alternatif penerangan ketika berdandan atau becermin. Namun demikian, perlu diingat jika lampu strip LED kurang cocok digunakan sebagai penerangan utama di dalam ruangan. Alasannya, karena lampu ini tidak mampu memancarkan cahaya dengan sempurna. Selain itu, butuh lampu strip dalam jumlah banyak jika ingin memperoleh penerangan lebih. Baca Juga Cara Aplikasi Roster, Si Lubang Angin yang Naik Kelas jadi Material Dinding Lampu sorot Lampu sorot atau dikenal dengan spotlight merupakan lampu yang mampu memberikan cahaya terpusat pada satu obyek. Umumnya, lampu jenis ini digunakan sebagai pencahayaan etalase toko. Untuk kebutuhan rumahan, lampu sorot dapat digunakan untuk memfokuskan perhatian di satu benda, misalnya pajangan artistik. Namun, tidak hanya itu kegunaan spotlight. Anda bisa menggunakannya secara kreatif. Dilansir dari laman Drost Landscape, lampu sorot cocok dapat disimpan di bagian garasi untuk memberi efek down-lighting. Jika Anda memiliki taman atau kolam, lampu sorot dapat digunakan untuk memberi efek cahaya bulan atau moon-lighting. Lampu juga bisa digunakan untuk menerangi pathway menuju pintu masuk rumah sebagai penunjuk jalan. Baca Juga Panduan Memilih Warna Gorden agar sesuai Fungsi dan Suasana Ruang Lampu bohlam Lampu bohlam merupakan lampu generasi pertama masih eksis hingga sekarang. Jika dahulu lampu bohlam hanya memiliki warna kekuningan, lampu bohlam modern justru memiliki beragam warna dengan daya tahan yang lebih baik. Beberapa di antaranya bahkan memiliki chip guna memancarkan warna yang lebih natural. Dengan teknologi saat ini, lampu bohlam dapat digunakan untuk berbagai sudut rumah, mulai dari ruang tamu hingga kamar mandi, penggunaan bohlam berguna sebagai sumber pencahayaan inti dalam ruangan. Apabila digunakan untuk kamar tidur, pastikan lampu bohlam memiliki fitur dimmable atau dapat diredupkan. Fitur ini berguna untuk merelaksasi tubuh ketika saat istirahat tiba. Lampu dinding Lampu dinding merupakan salah satu lampu yang berperan sebagai aksesoris ruangan. Berbeda dengan lampu bohlam atau lampu panel yang berfungsi sebagai penerangan inti, lampu dinding dapat digunakan untuk membuat hunian terlihat elegan dan mewah. Baca Juga Ternyata Plafon Perlu Dibersihkan secara Rutin untuk Kondisi Rumah seperti Ini Adapun bentuk cahaya yang dikeluarkan biasanya dipengaruhi oleh model lampu yang digunakan. Meski begitu, lampu dinding sebenarnya bisa digunakan di mana saja, salah satunya bisa digunakan di ruang tamu atau digunakan di kamar sebagai lampu tidur. Namun, jika digunakan sebagai lampu tidur, pastikan lampu tidak mengeluarkan cahaya berlebih sehingga membuat mata menjadi silau. Untuk kebutuhan harian, membeli lampu berkualitas baik perlu menjadi perhatian. Pasalnya, jika menggunakan lampu dengan kualitas rendah, daya pakai lampu tersebut umumnya tidak bertahan lama. Sebagai referensi, Anda dapat menggunakan lampu yang diproduksi oleh In-Lite. Untuk diketahui, In-Lite merupakan produsen lampu yang telah berkiprah selama lebih dari lima tahun dan telah menghadirkan berbagai produk lampu untuk rumah tangga hingga komersial. Baca Juga Bahayanya Mandi di Saat Tubuh Masih Berkeringat, bisa Picu Masalah Ini! Selain menghadirkan produk lampu LED berteknologi tinggi, In-Lite juga memiliki kelima produk yang telah dijelaskan di atas. Dengan demikian, In-Lite dapat menjadi one stop solution untuk kebutuhan lampu berbagai jenis ruangan. Pada produk lampu panel dan Spot Light, In-Line memiliki produk lampu dengan warna Warm White. Warna yang dihasilkan adalah putih natural. Sementara untuk penggunaan warna yang lebih terang, In-Lite memiliki lampu bohlam LED berwarna putih atau Cool Daylight. Terkait kualitas produk, seluruh produk dari In-Lite sudah mengantongi Standar Nasional Indonesia SNI. Selain itu, kualitas produknya terjamin karena memiliki rekor tingkat pengembalian produk retur terendah, yakni kurang dari 1 persen. Untuk pembelian offline, In-Lite dapat diperoleh di Indomaret, Mitra Mitra 10, Depo Bangunan, BJ Home, TipTop, AJBS, Solusi Tools Shop, Lion Super indo, Yomart, Kawan Baru Cianjur, Berdikari Sukabumi, hingga Super Bangun Jaya. Sementara untuk pembelian secara online, Anda dapat mengunjungi toko resmi In-Lite Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Dekoruma, Bhineka, dan Bibli. Untuk informasi lebih lanjut terkait produk yang tersedia, Anda dapat mengunjungi laman In-Lite berikut ini. Video Pilihan MEMAHAMI PENGGUNAAN PERALATAN TATA CAHAYA Secara umum, tata cahaya berfungsi untuk membentuk situasi, menyinari gerak pelaku, dan mempertajam ekspresi demi penciptaan karakter pelaku. Dengan demikian, imajinasi public ke situasi tertentu, yang tragis, yang sublime, yang lepas dari dunia keseharian atau spesifik iluminasi. Hal yang sangat penting bagi cahaya lampu dapat berperan diatas panggung untuk membiarkan penonton dapat melihat dengan enak dan jelas. Apa yang terlihat akan bergantung pada sejumlah penerangan, ukuran objek yang tersorot cahaya, sejumlah cahaya pantulan objek, kontrasnya dengan lataar belakang, dan jarak objek dan pengamatnya. Jika sebuah pementasan lakon disoroti dengan cahaya lampu biasa, maka para pemeran, dan peralatan properti, dan semua bagian ari scenario akan nampak datar atau flat, tidak menarik. Disini tidak nampak sinar tajam high-light, tidak ada bayangan, dan monoton. Agar objek yang terkena cahaya nampak dengan bentuk yang wajar, maka penyebaran sinar harus memiliki tinggi-rendah derajat pencerahan yang memberikan keanekaragaman hasil perbedaan tinggi-rendahnya derajat pencahayaan itu. A. MENGENAL PENCAHAYAAN Salah satu unsur penting dalam pementasan teater adalah tata cahaya atau lighting. Lighting adalah penataan peralatan pencahayaan, dalam hal ini adalah untuk menerangi panggung untuk mendukung sebuah pementasan. Sebab, tanpa adanya cahaya, pementasan tidak akan terlihat. Secara umum itulah fungsi dari tata cahaya. Dalam teater,lighting terbagi menjadi dua yaitu Lighting sebagai penerangan. Yaitu fungsi lighting yang hanya sebatas menerangi panggung beserta unsur-unsurnya serta pementasan dapat terlihat. Lighting sebagai pencahayaan. Yaitu fungsi lighting sebagai unsur artistik pementasan. Yang satu ini, bermanfaat untuk membentuk dan mendukung suasana sesuai dengan tuntutan naskah. Dalam seni pertunjukkan, tata cahaya berada dalam disiplin teknik produksi bersama dengan tata pentas, kriya panggung stage craft dan hal hal lain yang bersifat sebagai pendukung visual suatu pagelaran. Dalam tata cahaya ada beberapa unsur penting yang harus diperhatikan, antara lain 1. Tersedianya peralatan dan perlengkapan. Yaitu tersedianya cukup lampu, kabel, holder dan beberapa peralatan yang berhubungan dengan lighting dan listrik. Tidak ada standard yang pasti seberapa banyak perlengkapan tersebut, semuanya bergantung dari kebutuhan naskah yang akan dipentaskan. 2. Tata letak dan titik focus. Tata letak adalah penempatan lampu sedangkan titik focus adalah daerah jatuhnya cahaya. Pada umunya, penempatan lampu dalam pementasan adalah diatas dan dari arah depan panggung, sehingga titik focus tepat berada didaerah panggung. Dalam teorinya, sudut penempatan dan titik fokus yang paling efektif adalah 45º di atas panggung. Namun semuanya itu sekali lagi bergantung dari kebutuhan lain mengatakan idealnya, lighting dalam sebuah pementasan apapun jenis pementasan itu tata cahaya harus menerangi setiap bagian dari panggung, yaitu dari arah depan dan belakang, atas dan bawah, kiri dan kanan, serta bagian tengah. 3. Keseimbangan warna. Maksudnya adalah keserasian penggunaan warna cahaya yang dibutuhkan. Hal ini berarti, lightingman harus memiliki pengetahuan tentang warna. 4. Penguasaan alat dan perlengkapan. Artinya lightingman harus memiliki pemahaman mengenai sifat karakter cahaya dari perlengkapan tata cahaya. Tata cahaya sangat berhubungan dengan listrik, maka anda harus berhati-hati jika sedang bertugas menjadi light setter atau penata cahaya. 5. Pemahaman naskah. Artinya lightingman harus paham menegnai naskah yang akan dipentaskan. Selain itu, juga harus memahami maksud dan jalan pikiran sutradara sebagai penguasa tertinggi’ dalam pementasan. Dalam sebuah pementasan, semua orang memiliki peran yang sama pentingnya antara satu dengan lainnya. Jika salah satu bagian terganggu, maka akan mengganggu jalannya proses produksi secara keseluruhan. Begitu pula dengan “tukang tata cahaya”. Dia juga menjadi bagian terpenting selain sutradara dan aktor, disamping make up, stage manager,dan unsur lainnya. Dengan kata lain, lightingman juga hars memiliki disiplin yang sama dengan semua pendukung pementasan. Studi utama dari penataan cahaya adalah alam beserta seluruh isinya. Karena penataan cahaya diatas pentas adalah peniruan dari apa yang terjadi di alam raya ini. Dari sumber cahayanya cahaya dapat dibedakan menjadi dua, yaitu 1. Cahaya Langsung Cahaya yang berasal dari matahari dengan segala pantulannya. 2. Cahaya Tidak Langsung Cahaya yang berasal dari bulan dengan segala macam pantulannya. Aplikasi dari sumber pencahayaan alam tersebut diatas pentas menjadi sebagai berikut a. Key Light Cahaya utama yang berasal dari lampu-lampu type profile, lekolite maupun elipsoidale. Karakter cahayanya tajam dengan pancaran cahaya yang dapat dibuat amat tajam maupun menyebar karena adanya lensa planno convex yang dapat diatur jaraknya dengan sumber cahaya. Biasanya digunakan untuk mencahayai wilayah yang khusus dan pemakaian yang spesial. b. Fill Light Cahaya pengisi yang berasal dari lampu-lampu fresnell dan flood. Karakter cahayanya lembut dan merata dari pusat hingga pinggir, karena sumber cahayanya dipecah oleh lensa sperikel, namun cahayanya dapat diputuskan maupun disebar dengan mengatur jarak lensanya dengan sumber cahayanya. Biasanya digunakan untuk mendapatkan suasana dengan menyiram panggung dengan warna-warna hangat maupun dingin. B. DISTRIBUSI CAHAYA Untuk mencapai hasil yang maksimal tentang system tata cahaya, piñata cahaya harus mempunyai pengetahuan yang cukup mengenai system jaringan listrik dan segala aturan keselamatan pemasangan listrik. Distribusi cahaya menjadi bagian yang penting dalam perencanaan tata cahaya agar seluruh wilayah permainan dapat tercahayai, sehingga perubahan gerak dan ekspresi wajah dapat diamati oleh penonton dengan baik. Melihat posisinya terhadap pentas, maka pencahayaan dapat dibagi menjadi 1. Front Light Cahaya yang berasal dari depan pentas yang bertujuan untuk membuat wajah dapat terlihat dari penonton. Jarak sumber cahaya dan objek cukup jauh maka diperlukan profile, likolite, elipsoidale agar cahaya dapat dikendalikan, karena dengan menggunakan shutter cahaya yang menerpa dinding proscenium dapat dihilangkan. 2. Over Head Cahaya yang berasal dari atas kepala pemain dengan tujuan mencahayai area panggung dari atas. Area khusus bagi pemain dengan menjatuhkan cahaya tegak lurus diatas kepala pemain downlight meskipun berisiko bohlam menjadi lebih mudah putus oleh panas yang tidak tersalur akibat posisi tersebut. Karena jarak yang tidak terlalu jauh, type fresnell dan Plano Convex PC menjadi pilihan. Namun karena pertimbangan ekonomis PAR CAN Medium menjadi alternative. 3. Down Light Area khusus bagi pemain dengan menjatuhkan cahaya tegak lurus diatas kepala pemain, meskipun berisiko bohlam menjadi putus oleh panas tidak tersalur akibat posisi Fresnell dan lekolite menjadi pilihan PAR CAN Very Nerrow dapat menjadi alternatifnya. 4. Back Light Cahaya yang berasal dari belakang pemain yang membuat bagian atas pemain menjadi lebih terang disbanding bagian yang lain, dengan demikian pemain seakan-akan tidak menempel dengan back-drop. Fresnell dan PAR CAN Medium pilihannya. 5. Side Light Cahaya yang berasal dari samping pemain yang berguna mencahayai sisi kiri atau kanan pemain. Cahaya ini amat dibutuhkan untuk karya tari utamanya balet karena banyak gerakan angkat kaki dan lompat. 6. Cyclorama Cahaya yang lembut dari atas upper horizone dan dari lantai panggung lower horizone yang berfungsi memberikan cakrawala dan perubahan-perubahan suasana. Flood dan Striplight dengan berbagai variasinya menjadi pilihan. C. MENGENAL PERALATAN TATA CAHAYA Berikut adalah beberapa contoh peralatan tata cahaya 1. PAR 64 Parabolic Aluminized Reflector 64 – Berisi bohlam PAR dengan kapasitas Watt – Bohlam PAR sendiri terdiri dari 3 tiga macam, yaitu CP 60 very narrow spot, dan CP 62 flood – Penggunaan macam bohlam PAR ini biasanya ditentukan dari posisi peletakan dan keperluan dari acara tersebut. – Terbuat dari alumunium – Terdiri dari 2 warna, yaitu hitam dan silver – Dilengkapi dengan filter frame – Biasanya disertakan juga warna dari filter tersebut 2. Flood halogen/CYC – Berisi bohlam halogen dengan kapasitas Watt – Biasanya digunakan untuk menerangi area panggung atau area audience 3. Fresnell – Berisi bohlam fresnell dengan kapasitas Watt atau Watt – Penggunaan lampu jenis ini sebagai lampu netral dan biasanya dipakaiuntuk keperluan studio TV, yang membutuhkan kejernihan hasil gambar yang dihasilkan oleh kamera video. Contoh Effect Lights Salah satu komponen dari peralatan tata cahaya yang akhir-akhir ini sering dipergunakan adalah lampu efek yang terbagi dalam 2 dua jenis, yaitu scanner dan moving light. Sama seperti peralatan tata cahaya yang lain, berbagai merek lampu efek dapat kita jumpai di pasaran. Kapasitas bohlam biasanya lebih bervariasi, seperti mulai dari kapasitas 250 Watt, 575 Watt, 1200 Watt, bahkan yang terbaru ada yang berkapasitas Watt dan Watt. Peralatan ini dikendalikan secara otomatis melalui computer atau lighting console. 1. Scanners – Gerakan vertical ± 230º – Gerakan horizontal ± 75º – Alat ini mempunyai gerakan yang cepat karena reflector berupa cermin dan sekaligus memiliki kelemahan yaitu jangkauan area yang terbatas. 2. Moving lights – Gerakan vertical ± 540º – Gerakan horizontal ± 267º – Lampu ini terdiri 2 dua jenis, yaitu moving light wash dan moving light profile/spot – Memiliki beberapa fasilitas yang lebih lengkap dari pada scanner, misal pada fungsi iris, zoom atau frost. – gerakan alat ini relative lebih lambat dari pada scanner tetapi memiliki jangkauan area yang lebih luas. 3. Smoke machine – Efek asap yang dipergunakan untuk memperjelas garis-garis sianar yang dipancarkan oleh lampu PAR dan lampu efek. – Dapat dikendalikan secara otomatis melalui program computer atau lighting console, atau manual. 4. Follow spot – Alat ini dipergunakan untuk menyorot penampil yang ada dipanggung seperti MC, bntang tamu atau seseorang yang special dalam acara tersebut. – Kapasitas bohlam beragam, mulai dari 575 Watt hingga 5000 Watt. Demikian juga dengan jenis bohlam. – Dikendalikan secara manual. 5. City light color/wash – Salah satu peralatan yang cukup sering dipergunakan adalah city light color/wash. – Dipakai untuk membuat nuansa warna pada suatu area area acara. Sering difungsikan sebagai alternatif pengganti lampu PAR. – Kapasitas bohlam Watt – Dikendalikan secara otomatis melalui computer atau lighting console. 6. Mirror ball – Berupa bulatan bola yang ditempeli dengan ratusan kaca. – Tidak menghasilkan sinar tetapi bissa mereflesikan sinar. – Nama keren yang sering diucapkan adalah “bola disko”. D. ISTILAH-ISTILAH DALAM TATA CAHAYA Beberapa istilah yang sering digunakan dalam tata cahaya Lampu sumber cahaya, ada bermacam-macamtipe, sepertipar 38, spot, follow light, focus light, dan lain-lain. Holder dudukan lampu. Kabel penghantar listrik. Dimmer piranti untuk mengatur intensitas cahaya. Main light cahaya yang berfungsi untukmenerangi panggung secara keseluruhan. Foot light lampu untuk menerangi bagian bawah panggung. Wing light lampu untuk menerangi bagian sisi panggung. Front light lampu untuk menerangi panggung dari arah depan. Backlight lampu untuk menerangi bagian belakang panggung, biasanya ditempatkan dipanggung bagian belakang. Silouet light lampu untuk membentuk siluet pada backdrop Upper light lampu untuk menerangi bagian tengah panggung, biasanya ditempatkan tepat diatas panggung. Tools peralatan pendukung tata cahaya, misalnya circuit breaker sekring,tang,gunting, isolator, solder, palu, tespen, cutter, avometer, saklar, stopcontact, jumper, dll. Seri light lampu yang diinstalasi secara seri atau sendiri-sendiri 1 channel 1 lampu. Parallel light lampu yang diinstalasi secara parallel. 1 channel beberapa lampu. Secara sederhana hal-hal tersebut adalah yang pada umumnya harus diketahui oleh lightingman, selanjutnya baik tidaknya tata cahaya bergantung pada pemahaman, pengalaman dan kreatifitas dari lightingman. Intinya, jika ingin menjadi lightingman sejati’, anda harus banyak belajar dan mencoba trialand eror. 1. Kegunaan tata lampu dan tata cahaya selain menerangi dan menyinari adalah membantu.....a. permainan lakon dalam melambangkan maksudnya dan memperkuat kejiwaan2. Modal utama seorang aktor dalam memerankan tokoh yang ia mainkan adalah....c. tubuh dan suara3. Nama tokoh teater Indonesia yang menggarap mores teater tradisi Cirebon dengan gaya Aurtad dan epik brecht adalah.....d. Arifin Nama group teater Indonesia yang sekarang masih tampil mementaskan teaternya adalah.....d. Teater Mandiri pimpinan Putu Wijaya5. Radana adalah salah satu gending yang terdapat dalam gamelan.....a. Balimaaf jika jawabannya salah

kegunaan tata lampu dan cahaya selain