Selain faktor dalam negeri, ada juga faktor yang berasal dari luar negeri (eksternal) seperti: munculnya gerakan nasional dari negara-negara Asia, munculnya gerakan nasionalisme di Mesir, dan pengaruh kemenangan Jepang terhadap Rusia tahun 1905. Dengan demikian, maka jawaban yang tepat adalah D. Menurut pengertian ini, Indonesia termasuk yang memiliki nasionalisme dalam arti kedaulatan politik. Demikian pula halnya dengan negara-negara lain yang memiliki keragaman kultur. Penanaman moral melalui seruan agama sudah banyak dilakukan oleh para guru di sekolah dan para da’i serta pemuka di lingkungan masyarakat. Tetapi Nah ini adalah salah satu contoh rasa nasionalisme, pendukung timnas merasa bahwa dirinya diwakili oleh para pemain bola untuk mengharumkan nama bangsa. Jadi gimana, sudah mulai paham ya, mengapa rasa senasib bisa mendorong munculnya nasionalisme di Indonesia, Semoga bermanfaat dan sampai jumpa. Namun, ada beberapa pengertian nasionalisme menurut tokoh-tokoh penting Indonesia dan para ahli. 1. Soekarno. Nasionalisme Indonesia menurut Soekarno (dalam Irwan, 2001), bukanlah jingo nasionalisme atau chauvinisme, dan bukan pula suatu tiruan atau kopi dari nasionalisme barat. Nasionalisme adalah nasionalisme yang menerima rasa hidupnya berbagai masalah di kalangan siswa yaitu tidak mengikuti upacara, tidak hafal lagu-lagu Indonesia raya, tidak hafal pancasila, tidak mengibarkan bendera, tidak saling menghormati. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Kurniawan (2009) memperhatikan bagaimana sikap nasionalisme di terapkan di sekolah menengah atas. Ada lima hal Faktor pendorong munculnya Nasionalisme Indonesia. 1. Faktor Intern. a. Kejayaan Nusantara sebelum kedatangan bangsa barat. Beberapa negara di Asia dan Afrika merupakan negara yang pernah memiliki peradaban besar pada masa kejayaannya dulu. Di Indonesia juga pernah berkuasa Kerajaan Sriwijaya yang disebut Kerajaan Nasional I dan Majapahit yang .

munculnya nasionalisme di indonesia